Laman

Jumat, 08 April 2016

Awali Dengan Bismillāh

�� BimbinganIslam.com
Sabtu, 24 Jumādal Akhir 1437 H/ 02 April 2016 M
�� Materi Tematik
�� Ustadz Nuzul Dzikri, Lc
�� Nasehat Singkat | Awali Dengan Bismillāh
⬇ Download Audio: https://goo.gl/jOkQGE

�� Sumber:
http://youtu.be/69nBO2vsgw0
〰〰〰〰〰〰〰〰〰

AWALI DENGAN BISMILLĀH

السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، و على آله و اصحابه ومن وله ، و بعد

Saudaraku yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla,

Ada sebuah hadīts yang pernah dituturkan oleh Nabi kita shallallāhu 'alayhi wa sallam yang dikeluarkan oleh Imām Ibnu Hibbān dan para ulama hadīts yang lain, dan dihasankan oleh sebagian para ulama seperti Saad bin Abdul Aziz bin Bas Rahimahullāh.

Nabi kita shallallāhu 'alayhi wa sallam memberikan sebuah konsep kepada kita.

Beliau menuturkan:

كل أمر ذي بال لا يبدأ باسم الله فهو أبتر

"Setiap perkara positif yang tidak diawali dengan bismillāh, maka perkara itu terputus dari keberkahan."

Hadīts ini mengajarkan kita agar selalu memulai:

√ aktifitas kita
√ pekerjaan-pekerjaan kita

dengan menyebut bismillāh.

Perlu kita garis bawahi, pekerjaan-pekerjaan yang positif.

→ Jangan sampai diantara kita ketika ingin minum khamr lalu dia membaca bismillāh.
→ Ketika ingin berzina dengan seorang wanita/laki-laki dia mengucapkan bismillāh, agar berkah zinanya (Ini hal yang keliru).

Nabi katakan, 'كل أمر ذي بال' (setiap aktifitas yang positif).

Maka marilah kita awali dengan bismillāh maka kita akan dapat keberkahan.

· Ucapkan bismillāh:

↝Saat kita akan menyapu rumah kita.
↝Saat kita ingin mencuci piring.
↝Saat kita mengepel lantai.
↝Saat kita mencuci mobil.

Ketika kita ingin melakukan aktifitas-aktifitas ucapkanlah bismillāh kepada Allāh Subhānahu wa Ta'āla,

Maka In syā Allāh kegiatan itu akan berkah.

· Kata Imām Ibnu Qayyim:

"Berkah adalah mendapatkan kebaikan yang banyak dengan usaha yang minim."

√ Ketika kita mengucapkan bismillāh pada saat kita mengerjakan pekerjaan rumah kita, maka in syā Allāh dibalik itu Allāh berikan kebaikan demi kebaikan.

√ Saat kita menyetir mobil dan mengucapkan bismillāh, maka in syā Allāh perjalanan kita akan berujung kepada kebaikan demi kebaikan.

√ Pada saat kita berbicara dengan orang, berdiskusi atau memulai rapat lalu kita bicara bismillāh, maka in syā Allāh rapat itu diberkahi oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Dan kalau kita tidak membaca itu, maka keberkahan itu akan pudar dan perlahan demi perlahan akan sirna dari kita.

Saudaraku yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla,

Apa rahasianya?

Ternyata rahasianya bahwa bismillāh adalah simbol ketergantungan seorang hamba kepada Allāh.

Bismillāh adalah salah satu simbol ketawakalan kita.

Karena tahukah kita, pada saat kita mengucapkan bismillāh maka kita baru saja meminta pertolongan kepada Allāh?

Karena ب yang di kasrah diawal kata bismillāh itu artinya ب isti'anah (meminta pertolongan kepada Allāh).

→ Jadi, makna ketika saya dan anda mengucapkan bismillāh adalah aku meminta pertolongan kepada Allāh dengan menyebut nama-Nya.

Itulah makna yang dalam, bukan hanya sebatas dan menyebut nama Allāh, namun makna yang mendalamnya, "Aku meminta kepada Allāh dengan menyebut nama-Nya."

Jadi, ketika sebelum beraktifitas, sebelum makan lalu kita membaca bismillāh artinya aku meminta pertolongan kepada Allāh dengan menyebut nama-Nya, agar Allāh mudahkan aku dalam mengunyah makanan tersebut, dalam proses menelan dan dalam mencerna di dalam tubuh kita.

Kita akui, ketidaksanggupan kita untuk mengerjakan sebuah aktifitas seorang diri. Kita baru saja mengakui bahwa kita tidak akan berhasil melakukan pekerjaan walaupun itu sederhana seorang diri.

Lā haulā wa lā quwata ilā billāh, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Dan apa yang terjadi ketika seseorang benar-benar meresapi ucapan bismillāh nya?

Saudaraku, dia baru saja bertawakal kepada Allāh.

Dan Allāh berfirman tentang orang-orang yang bertawakal, orang-orang yang mengantungkan dirinya kepada Allāh dalam surat At Talāq ayat 3:

وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

"Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allāh (bergantung kepada Allāh), maka Allāh akan selesaikan urusannya (masalahnya)."

Ingat Allāh berfirman dalam surat Ghāfir ayat 60:

ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُم

"Minta kepada-Ku, Aku akan kabulkan."

Maka ketika kita awali setiap aktifitas kita, ketika kita masuk rumah kita ucapkanlah bismillāh, lalu ketika kita keluar rumah kita ucapkan bismillāh, maka kita meminta pertolongan kepada Allāh agar menyelesaikan urusan di dalam rumah kita.

Ketika kita berinteraksi dengan suami/istri ketika kita berbicara dan komunikasi dengan anak-anak atau anak-anak dengan orang tuanya.

Hadirin kesalahan sedikit saja akan berakhir dengan prahara di rumah tangga.

Jangan sombong, bukankah banyak masalah yang berakhir dari rumah kita?

Mintalah pertolongan kepada Allāh, ucapkanlah bismillāh ketika masuk rumah atau bismillāh ketika keluar rumah.

Karena ketika kita keluar rumah, kita akan berhadapan dengan banyak kejahatan yang akan menghantui setiap aktifitas kita.

Minta pertolongan kepada Allāh, tunjukan bahwa kita tidak akan bisa menyelesaikan setiap pekerjaan kita, setiap masalah di luar, ketika berhadapan dengan orang-orang yang punya niat buruk kecuali dengan pertolongan dari Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Orang yang ketergantungan akan selalu meminta, meminta dan meminta.

Seorang anak yang ketergantungan dengan orang tuanya dalam masalah finasial (keuangan) maka dia akan meminta ayahnya, meminta kepada ibunya.

Begitu juga dengan seorang hamba yang ketergantungan dengan Allāh maka setiap memulai aktifitas, dia akan meminta tolong kepada Allāh

Dia akan meminta tolong kepada Allāh dan dia akan terus meminta tolong kepada Allāh dan itu terkumpul dalam sebuah untaian kalimat yang bernama bismillāh.

Mulai saat ini awali setiap pekerjaan positif kita, walaupun hal-hal itu sepele dan kecil dengan bismillāh.

Tunjukan hal yang sepele pun kalau kita mengandalkan diri kita saja, kita tidak akan berhasil.

Dan ingat! Kalau kita terbiasa meminta pertolongan kepada Allāh saat kita mengerjakan perkara-perkara sepele (seperti) membersihkan rumah, menyapu, mengepel, cuci piring atau menyetir mobil atau mau olah raga pada pagi hari maka kita akan meminta kepada Allāh pada masalah-masalah besar.

Sesuatu hal yang besar, itu diawali dari hal-hal kecil.

Ini yang bisa disampaikan.

السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

_____________________________
��Donasi Operasional & Pengembangan Dakwah Group Bimbingan Islam
| Bank Mandiri Syariah
| Kode Bank 451
| No. Rek : 7103000507
| A.N : YPWA Bimbingan Islam
| Konfirmasi Transfer : +628-222-333-4004

��Saran Dan Kritik
Untuk pengembangan dakwah group Bimbingan Islam silahkan dikirim melalui
SaranKritik@bimbinganislam.com